PENGERTIAN KITAB DAN SHUHUF

Kitab yaitu wahyu Allah yang disampaikan kepada para rasul untuk diajarkan kepada manusia sebagai petunjuk dan pedoman hidupnya.

Shuhuf yaitu wahyu Allah yang disampaikan kepada para rasul, tetapi tidak wajib disampaikan atau diajarkan kepada manusia.

Persamaannya: kitab & shuhuf sama-sama wahyu Allah SWT.

Perbedaannya:

1.Isi kitab lebih lengkap daripada shuhuf.

2.Kitab wajib disampaikan kepada manusia untuk diketahui & diikuti, sedangkan shuhuf tidak.

3.Kitab dibukukan, sedangkan shuhuf tidak dibukukan.

Istilah kitab dan shuhuf banyak disebutkan di dalam Alquran. Tidak kurang dari 198 ayat yang menyebutkan wahyu yang diturunkan kepada para rasul dengan istilah kitab. Sedangkan sebutan shuhuf tidak kurang dari 6 ayat.

 

Kitab suci yang diturunkan kepada para rasul yang wajib kita imani adalah:

a. Kitab Taurat, diturunkan kepada Nabi Musa as pada kira-kira abad ke-12 SM, di daerah Israel dan Mesir.

b.Kitab Zabur, diturunkan kepada Nabi Daud as pada kira-kira abad ke-10 SM di daerah Israel.

c. Kitab Injil, diturunkan kepada Nabi Isa as pada permulaan abad pertama Masehi.

d.Kitab Alquran, diturunkan kepada Nabi Muhammad saw pada abad ke-6 Masehi di Mekkah, Madinah dan sekitarnya (sekarang negara Arab Saudi).

Kitab Taurat, Zabur dan Injil berisi tentang akidah (tauhid) dan hukum-hukum syariat. Sedangkan alquran berisi keyakinan (akidah), aturan dan tata cara peribadatan / hukum-hukum (syariat) dan hukum kemasyarakatan (muamalat). Sebagian besar isi alquran menghapus sebagian syariat yang termuat dalam kitab-kitab terdahulu dan melengkapinya dengan hukum syariat yang sesuai dengan perkembangan zaman. Alquran adalah kitab suci terlengkap. Isinya berlaku untuk selamanya dan untuk siapa saja.

Di dalam hadis disebutkan ada beberapa shuhuf yang masing-masing diberikan kepada:

1.Nabi Adam sebanyak 10 shuhuf.

2.Nabi Syits sebanyak 50 shuhuf.

3.Nabi Idris sebanyak 30 shuhuf.

4.Nabi Ibrahim sebanyak 10 shuhuf.

5.Nabi Musa sebanyak 10 shuhuf.

Ayat-ayat Alquran yang menerangkan tentang turunnya shuhuf dan kitab suci, antara lain pada surat Al-A’la ayat 14-19 yang artinya:

“Sungguh telah beruntung orang yang membersihkan diri dan dia ingat nama Tuhannya, lalu dia salat. Namun kamu (orang-orang kafir) memilih kehidupan duniawi. Padahal kehidupan akhirat lebih baik dan lebih kekal. Sesungguhnya ini semua benar-benar terdapat di dalam shuhuf yang pertama, yaitu shuhuf Ibrahim dan Musa.”

Di dalam surat Al-Isra’ ayat 9-10 yang artinya:

“Sesungguhnya Alquran ini menuntun kepada jalan yang lebih lurus dan memberi kabar gembira kepada orang-orang yang beriman, yang beramal saleh, bahwa sesungguhnya bagi mereka pahala besar. Dan sesunggunya orang-orang tidak beriman kepada kehidupan akhirat Kami sediakan bagi mereka azab yang pedih.”

About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s